Amphetamine adalah stimulan susunan saraf pusat, seperti kokain, kafein, nekotin, dan cathine. Bentuk amfetamin baru yang akhir-akhir ini memasuki pasar narkoba ilegal adalah “ice” dari bahan dasar Methamphetamine dalam bentuk kristal yang dapat dihisap seperti “Crack”.
Amfetamin disebut juga upper. Amfetamin sering digunakan untuk menurunkan berat badan karena mengurangi rasa lapar dan juga mengurangi rasa kantuk. Cepat menyababkan ketergantungan. Termasuk golongan amfetamin adalah, MDMA (ekatasi, XTC, ineks) dan metamfetamin (sabu), yang banyak disalahgunakan.
Efek yang ditimbulkan setelah pemakaian :
a) Tidak tidur (terjaga)
b) Rasa riang
c) Perasaan melambung
d) Rasa nyaman
e) Meningkatkan keakraban
Gejala fisik :
a) Jantung berdebar-debar
b) Pupil mata melebar
c) Tekanan darah naik
d) Keringat berlebihan atau merasa dingin
e) Mual muntah
Gejala putus obat :
a) Alam perasaan defresif
b) Gangguan mimpi bertambah
c) Rasa lelah, lesu, tidak berdaya, kehilangan semangat
d) Gangguan tidur
Dampak penggunaan jangka panjang:
a) Murung
b) Nafsu makan hilang
c) Berkeringat
d) Rasa haus
e) Rahang kaku dan bergerak-gerak
f) Badan gemetar
g) Jantung berdebar
h) Hipertensi
i) Stroke

Tidak ada komentar:
Posting Komentar