Senin, 14 November 2011

Jerawat

Jerawat disebut juga sebagai acne vulgaris. Jerawat merupakan masalah kulit yang paling umum terjadi.
Jerawat dapat terjadi pada usia berapapun. Namun kebanyakan orang yang mempunyai masalah dengan jerawat adalah remaja atau orang dewasa muda.
Informasi mengenai jerawat yang dapat dipercaya masih sangat langka. Informasi yang salah dapat mempersulit penyembuhan jerawat.
Penyebab pasti terjadinya jerawat masih tetap menjadi misteri, tetapi penelitian mengungkapkan setidaknya empat penyebab yaitu: minyak berlebih, pori-pori tersumbat, bakteri, dan peradangan.
Kelebihan minyak disebut sebum. Minyak diproduksi oleh tubuh untuk mencegah kulit menjadi kering.Sebum akan meningkat secara dramatis selama masa remaja ketika hormon bernama androgen memacu produksi minyak secara berlebih.Tidak semua sebum dapat mengalir atau mencapai permukaan kulit. Ini akan menyebabkan pori-pori tersumbat.P. acnes, bakteri yang ditemukan pada kulit dapat berkembang biak dalam minyak berlebih dan menyebabkan peradangan.
Peradangan akan menentukan jenis jerawat apa yang muncul. Sebuah peradangan kecil berarti bahwa aliran sebum terblokir dekat dengan permukaan kulit. Hasilnya adalah blackhead atau whitehead, atau disebut pula komedo.
Jika penyumbatan berkembang lebih ke dalam kulit, maka jerawat akan terbentuk. Jerawat pada umumnya berbentuk benjolan kemerahan yang mengganggu penampilan.
Jika penyumbatan terjadi sangat dalam, hal ini akan menyebabkan peradangan hebat, menghasilkan benjolan yang menyakitkan atau kista. Benjolan dan kista adalah jenis jerawat yang paling parah.
Mencuci dan menggosok kulit secara berlebihan tidak akan mencegah atau mengobati jerawat. Sebaliknya, ini hanya membuat iritasi pada kulit dan jerawat menjadi lebih buruk.
Ahli kulit merekomendasikan untuk mencuci wajah dengan lembut, dua kali sehari dengan pembersih ringan dan air hangat.Hal ini dapat membantu menghilangkan kelebihan sebum, yang sangat penting untuk mengendalikan jerawat.
Jika Anda memiliki rambut berminyak, keramas setiap hari akan mengurangi kemungkinan minyak dari rambut mengenai kulit dan memperburuk jerawat.

5 Jenis Jerawat yang Sering Muncul beserta Ciri-cirinya

Jerawat bisa membuat stres dan sangat mengganggu penampilan.Proses penyembuhan jerawat sangat lambat dan persisten.Saat satu jerawat mulai sembuh, jerawat yang lain mulai muncul.
Nampaknya hormon berperan dalam munculnya jerawat. Remaja merupakan usia yang sering direpotkan oleh munculnya jerawat.
Tetapi, sebenarnya jerawat bisa muncul di semua kelompok usia. Beberapa perempuan dewasa sering mengalami jerawat karena perubahan hormonal mereka, misalnya ketika hamil, berhubungan dengan siklus haid, atau saat baru menggunakan atau menghentikan pil KB.
Jerawat bisa menyebabkan gangguan emosi dan menyebabkan parut pada kulit tergantung seberapa parahnya jerawat. Namun, saat ini sudah banyak pengobatan efektif untuk jerawat sehingga mampu menurunkan kerusakan fisik dan emosional.
Jerawat biasanya muncul pada wajah, leher, dada, punggung, dan bahu, yang merupakan daerah kulit dengan jumlah kelenjar minyak fungsional terbanyak.
Beberapa bentuk jerawat yang sering muncul adalah sebagai berikut:
1. Komedo (whiteheads dan blackheads)
Komedo muncul ketika bukaan folikel rambut tersumbat dan tertutup oleh sekresi minyak, sel kulit mati, dan terkadang bakteri.
Jika komedo terbuka pada permukaan kulit maka disebut blackheads karena penampilan yang gelap di folikel rambut. Tapi jika komedo tertutup, disebut whiteheads, karena benjolan pada kulit berwarna putih.
2. Papula (Papules)
Papula adalah benjolan kecil yang menandakan adanya inflamasi atau infeksi pada folikel rambut. Papula berwarna merah dan lembut.
3. Pustules
Pustules berwarna merah, benjolan lembut dengan nanah putih di ujungnya.
4. Nodul (Nodules)
Nodul ukurannya besar, padat, dan benjolan yang menyakitkan di bawah permukaan kulit. Nodul dibentuk oleh penumpukan sekresi yang dalam di folikel rambut.
5. Kista (Cyst)
Kista sangat menyakitkan, ditandai benjolan yang dipenuhi nanah di bawah permukaan kulit. Infeksi ini bisa menyebabkan bekas luka.


6 Cara Alami Menghilangkan Jerawat

Berikut beberapa cara tradisional/alami yang bisa kalian coba untuk membantumenghilangkan jerawat :
  1. Bawang Putih
  2. Ada dua pilihan dalam menggunakan bawang putih untukmenghilangkan jerawat. Pertama dengan menumbuk dua atau lebih bawang putih hingga cukup halus lalu dioleskan ke bagian wajah yang berjerawat. Diamkan selama 10 menit lalu bilas. Sedangkan cara kedua adalah dengan memakan satu atau lebih bawang putih setiap hari.
    Banyak yang mengatakan kedua cara ini cukup efekktif, namun bagi kalian yang tidak menyukai bau bawang putih mungkin lebih baik menempuh cara yang lain. Jangan khawatir masih banyak cara alami lainnya yang akan saya jelaskan di bawah ini.
  3. Putih Telur
  4. Bagaimana caranya? Mudah saja. Pisahkan kuning telur dan ambil putih telurnya saja. Kocok sebentar lalu oleskan ke wajah dan diamkan selama 15 menit. Putih telur ini akan membantu mengurangi minyak di wajah yang seringkali menyebabkan timbulnya jerawat.
  5. Pasta Gigi
  6. Satu hal yang perlu diingat disini pasta gigi yang digunakan adalah yang bentuknya pasta(seperti Pepsodent) bukan yang bentuknya gel(seperti Close Up). Caranya hampir sama denga kedua cara di atas. Oleskan pasta gigi ke jerawat dan bagian lain di sekitar jerawat tersebut sebelum tidur. Biarkan semalaman/sampai pagi kemudian bilas dengan air bersih.
  7. Lidah Buaya
  8. Ambil satu daun lidah buaya, potong beberapa bagian, kelupas kulit luarnya, oleskan di bagian yang muncul jerawat, dan ulangi melakukan cara ini tiap pagi dan sore. Jika kalian cukup telaten, jerawat mungkin akan dapat mongering dan mengelupas selama 3 hari. Selain itu lidah buaya juga mampu menghilangkan bekas jerawat yang membandel. Sekali lagi kuncinya hanya satu, TELATEN!
  9. Tomat
  10. Buah yang satu ini selain bagus untuk kesehatan mata juga cukup efektif menghilangkan komedo hitam(blackheads). Yang pertama harus dilakukan adalah mengiris tomat menjadi dua lalu oleskan ke seluruh wajah yang berjerawat dan biarkan selama 15 menit – 1 jam kemudian bilas.
  11. Lemon/Jeruk Nipis + Air Mawar
  12. Lemon, jeruk nipis dan buah-buah sebangsanya mengandung citric acid yang sangat kaya, dimana citric acid ini sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit yang mati yang bisa menyebabkan jerawat. Caranya yaitu dengan mencampurkan jus/perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Penerapan terapi ini secara rutin dan konsisten selama 15 hari akan memberikan hasil yang cukup luar biasa.
    Kurangi Konsumsi Makanan yang bisa menimbulkan jerawat, seperti :
    • seafood (udang, kerang, cumi, kepiting, kecuali ikan.
    • gorengan
    • makanan yang mengandung MSG
    • junkfood
    • mie instan
    • mi ayam
    • mi bakso
    • permen coklat
    • kacang tanah
    • kacang mete
    • kue-kue manis
    • makanan berkarbohidrat tinggi
    • nasi goreng
    • susu full cream
    • es krim
    • santan kental
    • makanan berlemak
    • sambal goreng/balad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar