Senin, 14 November 2011

KEPUTIHAN

Sebanyak 92% keputihan disebabkan infeksi jamur candida albicans.Lingkungan di mana Candida berkembang pesat adalah di lingkungan dengan pH yang asam. Keasaman ini menghambat kemampuan tubuh untuk mengabsorbsi vitamin dan mineral, dan membatasi produksi enzim untuk mencerna protein. Salah satu akibat dari terbatasnya enzim adalah timbulnya gejala gangguan pencernaan, angin / gas, rasa kembung, peningkatan kadar asam dan sensitivitas terhadap beberapa jenis makanan tertentu. Jika tubuh Anda merasa sulit untuk mencerna makanan tertentu, ada baiknya Anda menghindari makanan tersebut. Gula memberi makan Candida, dan itu meliputi fruktosa yang terdapat dalam buah-buahan yang manis, maka dari itu sebaiknya Anda menghindari gula dan manisan buah-buahan, serta beberapa buah-buahan tertentu yang tinggi gula. Alkohol merupakan salah satu jenis gula, dan merupakan sumber makanan langsung bagi Candida.
Sebelum Anda mengetahui makanan lezat dan sehat apa yang dapat Anda nikmati, ada baiknya Anda mempelajari dulu daftar makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi.
Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat mengalami keputihan:
  • Hindari produk-produk dari tepung yang diproses dan mengandung kadar gula yang tinggi, termasuk crackers, kue panggang, roti putih, es krim, dan makanan olahan kemasan.
  • Ketika makan di luar rumah, pilihlah salad dengan saus rendah gula atau protein yang tidak digoreng serta sayur-sayuran.
  • Hindari daging atau sayur yang disalut tepung / tepung roti.
  • Batasi konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran tinggi kandungan glikemik, seperti pisang, kentang, jagung manis, dan anggur.
  • Jangan mengkonsumsi minuman bergula, termasuk soda, alkohol, dan jus buah (yang ditambah gula).
Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Mengalami Keputihan
Anda tidak harus mengalami kelaparan atau menderita saat merawat keputihan. Sebaliknya, cobalah menjadi kreatif dengan resep-resep baru dan kombinasi makanan bernutrisi. Tidak hanya meningkatkan kesehatan Anda, Anda juga bisa merasakan indra pengecap Anda merasakan bahwa junk food tidak semenarik biasanya.
Untuk mempertahankan tubuh yang sehat, bebas dari Candida yang berlebih, makanan yang harus dikonsumsi adalah makanan yang meningkatkan kadar Candida yang menguntungkan dalam tubuh. Diet yang ideal untuk mereka yang menderita keputihan adalah makanan yang tinggi serat dan protein, dilengkapi dengan karbohidrat kompleks serta sejumlah porsi kecil buah segar.
Ketika memilih makanan sebagai menu utama, pilihlah protein yang tidak mengandung lemak, termasuk daging, ikan, dan unggas (ayam). Pilihan masakan yang terbaik adalah yang dibakar, direbus, dipanggang, atau ditumis dengan olive oil.
Sayur-sayuran segar dan buah-buahan rendah gula akan mempersenjatai tubuh Anda dengan vitamin dan mineral yang Anda butuhkan, dan mereka membantu melawan pertumbuhan berlebih jamur / ragi penyebab keputihan. Pilihlah sayur-sayuran yang tidak mengandung tepung, seperti daun-daun hijau, ketimun, paprika beraneka warna, kembang kol, dan bawang bombay. Bawang putih juga memiliki kemampuan untuk menguatkan sistem pertahanan tubuh dan menghindarkan tubuh dari jamur seperti candida.
Konsumsilah buah-buahan yang mengandung gula yang rendah, seperti apel, buah jeruk (citrus), dan berry. Untuk mempertahankan konsumsi rendah gula, pertahankan konsumsi buah Anda 2-3 sajian saja per hari.
Pengaturan nutrisi Anda merupakan salah satu cara untuk menguatkan Anda melawan candida. Mulailah atur nutrisi Anda dan nikmati hidup sehat dan bebas dari penderitaan akibat keputihan!
Dalam keadaan normal, vagina memproduksi cairan yang berwarna bening, tidak berbau, tidak berwarna, dan jumlahnya tak berlebihan. Cairan ini berfungsi sebagai sistem perlindungan alami, mengurangi gesekan dinding vagina saat berjalan dan saat melakukan hubungan seksual.
Selain cairan, di jaringan vagina juga hidup kuman pelindung (flora doderleins). Pada keadaan normal, jumlahnya cukup dominan dengan fungsi menjaga keseimbangan ekosistem vagina. Nah, pada beberapa kondisi hormonal, keseimbangan itu terganggu. “Misalnya, saat stres, menjelang dan setelah haid, kelelahan, diabetes, saat terangsang, hamil, atau mengonsumsi obat-obat hormonal seperti pil KB.
Gangguan hormonal ini membuat cairan vagina yang keluar sedikit berlebih. Inilah yang disebut keputihan (lekore atau flour albus). “Tapi keputihan akibat perubahan hormonal biasanya masih dalam taraf normal karena tidak ada perubahan warna, bau, atau rasa gatal,” lanjutnya.
Lain hal dengan keputihan yang sifatnya abnormal yang umumnya dipicu kuman penyakit (pathogen) dan menyebabkan infeksi. Akibatnya, timbul gejala-gejala yang sangat mengganggu, seperti berubahnya warna cairan menjadi kekuningan hingga kehijauan, jumlah berlebih, bahkan bisa sampai keluar dari celana dalam, kental, lengket, berbau tidak sedap atau busuk, terasa sangat gatal atau panas, dan menimbulkan luka di daerah mulut vagina.
1. JAMUR VS VIRUS
Keputihan bisa karena banyak hal. Benda asing, luka pada vagina, kotoran
dari lingkungan, air tak bersih, pemakaian tampon atau panty liner berkesinambungan. Semua ini potensial membawa jamur, bakteri, virus, dan parasit:
a. Jamur Candidas atau Monilia
Warnanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada vagina. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya, kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu. Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida karena saat persalinan tanpa sengaja menelan cairan ibunya yang menderita penyakit tersebut.
b. Parasit Trichomonas Vaginalis
Ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.
c. Bakteri Gardnella
Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.
d. Virus
Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil. Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.
2. JANGAN LUPA GANTI TAMPON
Tak perlu panik jika keputihan. Umumnya, wanita memang mengalami keputihan, apalagi di Indonesia yang tingkat kelembapan udaranya tinggi. Untuk mencegahnya, simak beberapa hal berikut:
  • Selalu jaga kebersihan diri, terutama kebersihan alat kelamin. Bulu vagina (pubis) yang terlampau tebal bisa dijadikan tempat sembunyi kuman. Jadi, jangan lupa menggunting atau membersihkannya agar pemberian obat keputihan berupa salep lebih mudah menyerap.
  • Biasakan membasuh vagina dengan cara yang benar, yaitu dengan gerakan dari depan ke belakang. Cuci dengan air bersih setiap buang air dan mandi.
  • Ganti tampon atau panty liner pada waktunya. Jangan terlalu kelamaan agar bakteri tidakmengumpul.
  • Jika keputihan masih dalam taraf ringan, coba gunakan sabun atau larutan antiseptik khusus pembilas vagina, tapi jangan gunakan berlebihan karena hanya akan mematikan flora nor mal vagina. Jika perlu, konsultasikan dulu ke dokter.
  • Hindari terlalu sering memakai bedak talk di sekitar vagina, tisu harum, atau tisu toilet. Ini akan membuat vagina kerap teriritasi.Hindari suasana vagina lembap berkepanjangan karena pemakaian celana dalam yang basah, jarang diganti, tidak menyerap keringat, atau memakai celana jins terlalu ketat.
  • Perhatikan kebersihan lingkungan. Keputihan juga bisa muncul lewat air yang tidak bersih. Jadi, bersihkan bak mandi, ember, ciduk, water torn, dan bibir kloset dengan antiseptik untuk menghindari menjamurnya kuman.
Tips Tindakan Cara Pencegahan Keputihan (Pek Tay) :
  • Dengan menjaga pola hidup yang sehat yaitu diet yang seimbang, olahraga yang rutin, istirahat yang cukup, hindari alkohol dan rokok serta hindari stres berkepanjangan.
  • Setia pada pasangan, hindari sering berganti-ganti pasangan (Perilaku seks bebas) dan gunakan kondom untuk mencegah penyakit menular seksual yang beresiko.
  • menjaga kersihan daerah intim, dengan menjaganya agar tetap kering dan tidak lembab misalnya gunakan celana dalam dengan bahan yang dapat menyerap keringat, hindari memakai celana dalam terlalu ketat. Biasakan mengganti pembalut dan pantyliner pada waktunya untuk mencegah bakteri berkembang biak.
  • biasakan membasuh bagian intim dengan benar yaitu dari arah depan ke belakang.
  • Penggunaan cairan pembersih vagina sebaiknya tidak berlebihan karena dapat mematikan flora normal vagina.
  • Hindari penggunaan bedak talkum, tissue atau sabun dengan pewangi pada daerah vagina.
  • Hindari pemakaian barang-barang yang memudahkan penularan seperti meminjam perlengkapan mandi dsb.
  • Basuh tangan sebelum dan setelah menyentuh alat kelamin.
  • Penggunaan vagina /douche seperti lactacyd dsb boleh dilakukan untuk memastikan kebersihan vagina namun jangan terlalu sering.


Jerawat

Jerawat disebut juga sebagai acne vulgaris. Jerawat merupakan masalah kulit yang paling umum terjadi.
Jerawat dapat terjadi pada usia berapapun. Namun kebanyakan orang yang mempunyai masalah dengan jerawat adalah remaja atau orang dewasa muda.
Informasi mengenai jerawat yang dapat dipercaya masih sangat langka. Informasi yang salah dapat mempersulit penyembuhan jerawat.
Penyebab pasti terjadinya jerawat masih tetap menjadi misteri, tetapi penelitian mengungkapkan setidaknya empat penyebab yaitu: minyak berlebih, pori-pori tersumbat, bakteri, dan peradangan.
Kelebihan minyak disebut sebum. Minyak diproduksi oleh tubuh untuk mencegah kulit menjadi kering.Sebum akan meningkat secara dramatis selama masa remaja ketika hormon bernama androgen memacu produksi minyak secara berlebih.Tidak semua sebum dapat mengalir atau mencapai permukaan kulit. Ini akan menyebabkan pori-pori tersumbat.P. acnes, bakteri yang ditemukan pada kulit dapat berkembang biak dalam minyak berlebih dan menyebabkan peradangan.
Peradangan akan menentukan jenis jerawat apa yang muncul. Sebuah peradangan kecil berarti bahwa aliran sebum terblokir dekat dengan permukaan kulit. Hasilnya adalah blackhead atau whitehead, atau disebut pula komedo.
Jika penyumbatan berkembang lebih ke dalam kulit, maka jerawat akan terbentuk. Jerawat pada umumnya berbentuk benjolan kemerahan yang mengganggu penampilan.
Jika penyumbatan terjadi sangat dalam, hal ini akan menyebabkan peradangan hebat, menghasilkan benjolan yang menyakitkan atau kista. Benjolan dan kista adalah jenis jerawat yang paling parah.
Mencuci dan menggosok kulit secara berlebihan tidak akan mencegah atau mengobati jerawat. Sebaliknya, ini hanya membuat iritasi pada kulit dan jerawat menjadi lebih buruk.
Ahli kulit merekomendasikan untuk mencuci wajah dengan lembut, dua kali sehari dengan pembersih ringan dan air hangat.Hal ini dapat membantu menghilangkan kelebihan sebum, yang sangat penting untuk mengendalikan jerawat.
Jika Anda memiliki rambut berminyak, keramas setiap hari akan mengurangi kemungkinan minyak dari rambut mengenai kulit dan memperburuk jerawat.

5 Jenis Jerawat yang Sering Muncul beserta Ciri-cirinya

Jerawat bisa membuat stres dan sangat mengganggu penampilan.Proses penyembuhan jerawat sangat lambat dan persisten.Saat satu jerawat mulai sembuh, jerawat yang lain mulai muncul.
Nampaknya hormon berperan dalam munculnya jerawat. Remaja merupakan usia yang sering direpotkan oleh munculnya jerawat.
Tetapi, sebenarnya jerawat bisa muncul di semua kelompok usia. Beberapa perempuan dewasa sering mengalami jerawat karena perubahan hormonal mereka, misalnya ketika hamil, berhubungan dengan siklus haid, atau saat baru menggunakan atau menghentikan pil KB.
Jerawat bisa menyebabkan gangguan emosi dan menyebabkan parut pada kulit tergantung seberapa parahnya jerawat. Namun, saat ini sudah banyak pengobatan efektif untuk jerawat sehingga mampu menurunkan kerusakan fisik dan emosional.
Jerawat biasanya muncul pada wajah, leher, dada, punggung, dan bahu, yang merupakan daerah kulit dengan jumlah kelenjar minyak fungsional terbanyak.
Beberapa bentuk jerawat yang sering muncul adalah sebagai berikut:
1. Komedo (whiteheads dan blackheads)
Komedo muncul ketika bukaan folikel rambut tersumbat dan tertutup oleh sekresi minyak, sel kulit mati, dan terkadang bakteri.
Jika komedo terbuka pada permukaan kulit maka disebut blackheads karena penampilan yang gelap di folikel rambut. Tapi jika komedo tertutup, disebut whiteheads, karena benjolan pada kulit berwarna putih.
2. Papula (Papules)
Papula adalah benjolan kecil yang menandakan adanya inflamasi atau infeksi pada folikel rambut. Papula berwarna merah dan lembut.
3. Pustules
Pustules berwarna merah, benjolan lembut dengan nanah putih di ujungnya.
4. Nodul (Nodules)
Nodul ukurannya besar, padat, dan benjolan yang menyakitkan di bawah permukaan kulit. Nodul dibentuk oleh penumpukan sekresi yang dalam di folikel rambut.
5. Kista (Cyst)
Kista sangat menyakitkan, ditandai benjolan yang dipenuhi nanah di bawah permukaan kulit. Infeksi ini bisa menyebabkan bekas luka.


6 Cara Alami Menghilangkan Jerawat

Berikut beberapa cara tradisional/alami yang bisa kalian coba untuk membantumenghilangkan jerawat :
  1. Bawang Putih
  2. Ada dua pilihan dalam menggunakan bawang putih untukmenghilangkan jerawat. Pertama dengan menumbuk dua atau lebih bawang putih hingga cukup halus lalu dioleskan ke bagian wajah yang berjerawat. Diamkan selama 10 menit lalu bilas. Sedangkan cara kedua adalah dengan memakan satu atau lebih bawang putih setiap hari.
    Banyak yang mengatakan kedua cara ini cukup efekktif, namun bagi kalian yang tidak menyukai bau bawang putih mungkin lebih baik menempuh cara yang lain. Jangan khawatir masih banyak cara alami lainnya yang akan saya jelaskan di bawah ini.
  3. Putih Telur
  4. Bagaimana caranya? Mudah saja. Pisahkan kuning telur dan ambil putih telurnya saja. Kocok sebentar lalu oleskan ke wajah dan diamkan selama 15 menit. Putih telur ini akan membantu mengurangi minyak di wajah yang seringkali menyebabkan timbulnya jerawat.
  5. Pasta Gigi
  6. Satu hal yang perlu diingat disini pasta gigi yang digunakan adalah yang bentuknya pasta(seperti Pepsodent) bukan yang bentuknya gel(seperti Close Up). Caranya hampir sama denga kedua cara di atas. Oleskan pasta gigi ke jerawat dan bagian lain di sekitar jerawat tersebut sebelum tidur. Biarkan semalaman/sampai pagi kemudian bilas dengan air bersih.
  7. Lidah Buaya
  8. Ambil satu daun lidah buaya, potong beberapa bagian, kelupas kulit luarnya, oleskan di bagian yang muncul jerawat, dan ulangi melakukan cara ini tiap pagi dan sore. Jika kalian cukup telaten, jerawat mungkin akan dapat mongering dan mengelupas selama 3 hari. Selain itu lidah buaya juga mampu menghilangkan bekas jerawat yang membandel. Sekali lagi kuncinya hanya satu, TELATEN!
  9. Tomat
  10. Buah yang satu ini selain bagus untuk kesehatan mata juga cukup efektif menghilangkan komedo hitam(blackheads). Yang pertama harus dilakukan adalah mengiris tomat menjadi dua lalu oleskan ke seluruh wajah yang berjerawat dan biarkan selama 15 menit – 1 jam kemudian bilas.
  11. Lemon/Jeruk Nipis + Air Mawar
  12. Lemon, jeruk nipis dan buah-buah sebangsanya mengandung citric acid yang sangat kaya, dimana citric acid ini sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit yang mati yang bisa menyebabkan jerawat. Caranya yaitu dengan mencampurkan jus/perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Penerapan terapi ini secara rutin dan konsisten selama 15 hari akan memberikan hasil yang cukup luar biasa.
    Kurangi Konsumsi Makanan yang bisa menimbulkan jerawat, seperti :
    • seafood (udang, kerang, cumi, kepiting, kecuali ikan.
    • gorengan
    • makanan yang mengandung MSG
    • junkfood
    • mie instan
    • mi ayam
    • mi bakso
    • permen coklat
    • kacang tanah
    • kacang mete
    • kue-kue manis
    • makanan berkarbohidrat tinggi
    • nasi goreng
    • susu full cream
    • es krim
    • santan kental
    • makanan berlemak
    • sambal goreng/balad

Minggu, 06 November 2011

IduL adha BaLai-Karangan

Sabda Rasulullah SAW:
 Barang siapa yg punyai kemampuan tapi tidak berqurban, maka janganlah ia sekali-kali menghampiri tempat sholat kami

Rabu, 02 November 2011

PADONG PANGERAN

Konon alkisah dahulunya adalah sebuah kerajaan yg kini tenggelam,yg akhirnya membentuk sebuah danau yg disebut PADONG PANGERAN

Sabtu, 29 Oktober 2011

Nikotin


         Nikotin terdapat dalam tembangkau dengan kadar 1% - 4%. Dalam setiap batang rokok terdapat 1,1 mg nikotin. Nikotin merupakan stimulan susunan saraf pusat. Selain dari nikotin, dalam daun tembangkau terdapat ratusan jenis zat lainnya, termasuk tar.
Dampak penggunaan jangka panjang:
a)      Kanker paru
b)      Penyempitan pembuluh darah
c)      Penyakit jantung
d)     Tekanan darah tinggi.

Kamis, 27 Oktober 2011

Amphetamine

Amphetamine adalah stimulan susunan saraf pusat, seperti kokain, kafein, nekotin, dan cathine. Bentuk amfetamin baru yang akhir-akhir ini memasuki pasar narkoba ilegal adalah “ice” dari bahan dasar Methamphetamine dalam bentuk kristal yang dapat dihisap seperti “Crack”.
         Amfetamin disebut juga upper. Amfetamin sering digunakan untuk menurunkan berat badan karena mengurangi rasa lapar dan juga mengurangi rasa kantuk. Cepat menyababkan ketergantungan. Termasuk golongan amfetamin adalah, MDMA (ekatasi, XTC, ineks) dan metamfetamin (sabu), yang banyak disalahgunakan.
Efek yang ditimbulkan setelah pemakaian :
a)      Tidak tidur (terjaga)
b)      Rasa riang
c)      Perasaan melambung
d)     Rasa nyaman
e)      Meningkatkan keakraban 
Gejala fisik :
a)      Jantung berdebar-debar
b)      Pupil mata melebar
c)      Tekanan darah naik
d)     Keringat berlebihan atau merasa dingin
e)      Mual muntah 
Gejala putus obat :
a)      Alam perasaan defresif
b)      Gangguan mimpi bertambah
c)      Rasa lelah, lesu, tidak berdaya, kehilangan semangat
d)     Gangguan tidur 
Dampak penggunaan jangka panjang:
a)      Murung
b)      Nafsu makan hilang
c)      Berkeringat
d)     Rasa haus
e)      Rahang kaku dan bergerak-gerak
f)       Badan gemetar
g)      Jantung berdebar
h)      Hipertensi
i)        Stroke